Jangan Mudah Terbuai Pada Lagak Bahasa Senja.


Dokumentasi Senja

Terantuk oleh tingkah laku terpuji di perjalanan tulus yang pernah melenakan.

Terbuai hingga banyak hal terlupakan, cinta,  kasih yang pernah terbungkus sutra putih suci, namun kini berlapis kantung hitam penuh noda saat di penghujung senja.

Terlalu jauh, terpental oleh sikap yang tidak konsisten sebab badai singgasana, kemewahan sebab kelelahan menanti.

Ntah seberapa banyak yang rentan hati, melengkung dan patah terbawa ombak pelayaran semu.

Kini engkau yang pasrah sebelum berbuat apa-apa dengan takdir. Dan aku akan terus tumbuh.

Minggu 14/1/2024 di Butta Salewangen 


Penulis. Imran

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memetik Hikmah di Antara Tujuan Sejati.

Hidup Untuk Disyukuri Seadanya

Kisah Payah Si Lelaki Pembangkang